SSR bukan tombol ajaib untuk memperbaiki arsitektur yang kabur. Jika aplikasi masih membaca konten dari HTML hardcode atau bergantung pada window dan localStorage tanpa proteksi, masalahnya tidak hilang hanya karena dirender di server.
Fondasinya dulu
Sebelum SSR, ada empat hal yang sebaiknya sudah rapi:
- konten yang bisa di-resolve lewat slug,
- metadata per halaman,
- canonical yang konsisten,
- kode yang aman untuk browser dan server.
Baru SSR
Ketika informasinya sudah dimodelkan dengan benar, SSR melipatgandakan nilainya. Sebelum itu, SSR hanya membuat diagnosis jadi lebih rumit.
Pertanyaannya bukan apakah SSR layak. Pertanyaannya adalah apakah aplikasi ini sudah punya layer konten yang membuat SSR benar-benar berguna.
